Wednesday, November 19, 2014

Warga Jerman Tipu Kelompok Neo-Nazi


WUNSIEDEL – Penduduk sebuah kota kecil di Jerman berhasil menipu kelompok yang menamakan dirinya Neo-Nazi dengan mengumpulkan uang untuk kelompok anti-Nazi. Warga Kota Wunsiedel, Jerman, tersebut mengubah gerakan radikal menjadi gerakan amal.
Seperti diberitakan Metro, Rabu (18/11/2014), setiap November para pendukung Hitler berkumpul di kompleks permakaman seorang politikus Nazi, Rudolf Hess, di Wunsiedel untuk memperingati Hari Pahlawan.
Namun pada tahun ini, kelompok yang menamakan dirinya Rechts Gegen Rechts (kanan melawan kanan) tersebut menyumbangkan uang sebesar 10 ribu euro atau sekira Rp152 juta untuk membantu orang-orang yang mau keluar dari kelompok Neo-Nazi.
“Ini adalah suatu keberhasilan yang mutlak. Saya ingin menciptakan hal yang positif dengan menyumbangkan uang sebesar 10 ribu euro untuk yang ingin meninggalkan kelompok itu,” ujar Juru Bicara Wali Kota Wunsiedel, Inge Schuster.

SBY Tinggalkan "Piring Kotor" untuk Jokowi


JAKARTA - Ketua Komisi Hukum Nasional (KHN) Jacob Elfinus Sahetapy menyebut mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan banyak pekerjaan rumah di sektor penegakan hukum dan HAM kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"SBY itu meninggalkan "piring kotor" yang bau amis. Saya tidak yakin Jokowi bisa bersihkan "piring" itu dalam waktu lima tahun ke depan," kata Jacob saat diskusi di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (19/11/2014).
Menurutnya, saat ini masih banyak masalah di bidang hukum yang belum tuntas, seperti memperbaiki kondisi lembaga pemasyarakatan dan pembenahan birokrasi di Kejaksaan dan Kepolisian.
Jacob pesimistis Jokowi dapat menuntaskan masalah warisan SBY. Pasalnya, hingga saat ini lembaga penegak hukum yang bisa diandalkan hanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Dia (Jokowi) harus bisa menentukan ke mana arah hukum kita (Indonesia). Kan hanya KPK yang bisa diandalkan," tegasnya.
Menurutnya, untuk menuntaskan masalah hukum, pemerintah harus punya budaya malu dan budaya rasa bersalah kepada masyarakat.
"Saya pikir kedua budaya itu harus ditanamkan di masyarakat kita, utamanya di tubuh pemerintahan," tandasnya.

Pria Rusia Ubah Wajahnya Jadi Bebek


MOSKWA - Pria asal Rusia melakukan aksi yang sangat unik dengan mengubah wajahnya seperti bebek. Pria bernama Jenya Bolotov itu menghabiskan waktu selama tujuh tahun untuk memodifikasi wajahnya.
Pria 26 tahun itu melebarkan bibir, telinga, dan hidungnya agar terlihat mirip dengan hewan berparuh tersebut.
“Semua modifikasi yang telah dilakukan membuat saya merasa utuh. Saya selalu ingin melakukan hal ini,” ujar Jenya, seperti dikutip dari Mirror, Kamis (20/11/2014).
“Saya adalah anak yang sangat pendiam saat masih kecil. Saya merasa seolah-olah tidak pernah diakui di dunia ini. Akhirnya saya memutuskan untuk mengubah diri dan hidup dengan bahagia,” tambahnya.
Jenya memodifikasi tubuhnya sejak usianya masih sepuluh tahun. Awalnya pria nyentrik ini menindik telinganya dan dia merasa sangat tertarik untuk melakukan hal jauh lebih ekstrim.
“Awalnya saya tidak punya pengetahuan tentang bagaimana menindik dengan baik, sehingga saya membuat banyak kesalahan. Tapi, itu adalah awal dari perjalanan saya,” kata Jenya.

Tuesday, November 18, 2014

Misbakhun Sarankan Jokowi Tinggalkan Cara SBY Tentukan Harga BBM


JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG), M Misbakhun menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak lagi menggunakan patokan Mid Oil Platts Singapore (MOPS) untuk menentukan harga jual bahan bakar minyak (BBM) subsidi di dalam negeri.
Alasan yang disodorkan Misbakhun, formulasi penghitungan dengan mengacu MOPS yang sudah digunakan sejak awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sarat dengan permainan oleh mafia migas.
"Cara menghitung menggunakan MOPS plus alpha (biaya distribusi dan margin untuk Pertamina, red) adalah cara menghitung yang tidak transparan dan penuh kepentingan para mafia migas. Model menghitung seperti ini sudah ada dan ditetapkan sejak zaman pemerintahan SBY berkuasa," ujar Misbakhun dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (18/11/2014).
Karenanya Misbakhun menegaskan, partainya mendorong pemerintahan Presiden Jokowi untuk mengoreksi hitung-hitungan harga produksi BBM bersubsidi berbasis MOPS. Selanjutnya, kata Misbakhun, pemerintah melakukan hitung-hitungan harga produksi BBM yang lebih transparan dan akuntabel.

“Tinggalkan acuan MOPS, lakukan hitung-hitungan yang tidak dipengaruhi oleh kepentingan mafia migas,” katanya.
Dengan demikian, lanjut Misbakhun, harga baru BBM subsidi dari hitungan sendiri itu mencerminkan harga produksi yang terbebas dari titipan dan kutipan.
“Karena harga titipan dan kutipan pasti akan dibebankan pada harga produksi yang ujung menjadi beban rakyat sebagai konsumen,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Ade Komarudin mengatakan, salah satu yang membuat mahal harga BBM yang diimpor adalah karena adanya permainan. Menurutnya, selama ini pemerintah terlalu mengacu formulasi MOPS.

Pernikahan Unik Masuk Buku Guinness World Record


BLACKHEATH - Satu lagi catatan rekor baru berhasil ditorehkan pada buku Guinness World Record. Pernikahan yang dilakukan oleh Jayne Blakeway, berhasil memecahkan rekor sebagai pengiring pengantin terbanyak di dunia dengan 44 orang pengiring.
Seperti diberitakan Mirror, Rabu (19/11/2014), perempuan 50 tahun itu meminta teman dan keluarganya bertugas sebagai pengiring pengantin karena dia tidak bisa memilih siapa yang akan menemaninya berjalan di altar.
Meskipun tahun lalu sebuah pernikahan di Sri Lanka, India, berhasil memecahkan rekor sebagai pengiring pengantin terbanyak dengan 126 pengiring. Tapi, upaya Jayne berhasil mengalahkannya karena setiap pengiring pengantin di pernikahnnya bersama pria bernama Shaun Lawrence, dilengkapi dengan buket bunga.
Jayne yang melangsungkan pernikahan pada 15 November 2014 itu memiliki 44 pengiring pengantin, termasuk tujuh orang pengiring pengantin dewasa, 12 anak laki-laki dan tujuh orang yang bertugas sebagai penunjuk jalan.
Mereka yang bertugas sebagai pengiring pengantin adalah teman-teman dan juga kerabat lainnya mulai dari usia sepuluh bulan sampai seorang pensiunan berusia 71 tahun.
Para pengiring pengantin dibagi menjadi beberapa tim dan masing-masing kelompok memiliki seorang pemimpin yang mengatur langkah mereka, aksesoris, dan gaun yang cocok dalam berbagai nuansa merah muda dan ungu.
“Ini adalah hari yang besar dan saya sangat senang. Saya berpikir banyak orang yang menjadi pengiring pengantin diibaratkan sebagai pernikahan yang panjang dan bahagia,” ujar suami Jayne, Shaun.
Pasangan yang sangat bahagia ini berencana untuk pergi berbulan madu ke Cancun di Meksiko.

Monday, November 17, 2014

Madrid Terancam Kehilangan Modric 6 Pekan


MADRID - Real Madrid terancam tak diperkuat Luka Modric selama enam pekan, karena gelandang asal Kroasia tersebut mengalami cedera saat membela negaranya pada laga persahabatan melawan Italia, di Giuseppe Meazza, Minggu (16/11/2014). 

Dalam pertandingan tersebut, Modric hanya mampu bermain selama 28 menit, sebelum akhirnya digantikan Mateo Kovacic. Menurut Ketua Departemen Medis Kroasia, Boris Nemec, Modric mengalami cedera paha. 

"Cederanya tidak terlihat bagus. Terlihat pahanya tertarik. Menurut saya, dia akan absen selama empat hingga enam pekan," kata Nemec.

Jika benar begitu, Modric kemungkinan besar absen memperkuat Madrid dalam turnamen Piala Dunia Antarklub 2014 yang digelar di Maroko pada 10-20 Desember 2014.

Agen Bola Terpercaya, agen togel, judi online, deposit tercepat, withdraw lancar, SBO, IBC, Casino, Agen Bola Tercepat.

Supported By:

Krisis Tidak Buat Impian Anak-Anak Suriah Sirna


DAMASKUS – Krisis berkepanjangan tidak membuat mimpi anak-anak di Suriah sirna. Mereka masih bisa tersenyum dan memiliki impian hari esok yang lebih baik.
Sementara itu negeri mereka telah dirongrong konflik yang telah merenggut banyak korban jiwa selama lebih dari tiga-setengah tahun.
Krisis berkepanjangan di Suriah telah telah berkecamuk sangat lama. Masyarakat Suriah diselimuti kekhawatiran mengenai kondisi hidup yang buruk atau kekhawatiran mengenai bagaimana bentuk masa depan mereka.
Bahkan anak-anak yang telah secara langsung terpengaruh oleh perang yang berkecamuk tampak memiliki tekad lebih kuat ketimbang menyerah.
Salah satunya Ahmad, anak yang berumur 13 tahun. Dia berjalan menyeruak kerumunan orang di Pasar Hamidieyeh di bagian kuno yang dikelilingi tembok di ibu kota Suriah, Damaskus. Ia akan mengirim segelas kopi buat seorang pelanggan yang kebetulan adalah pemiliki toko pakaian yang mengelola usahnya cuma beberapa meter dari satu kedai kopit.
"Saya bekerja di satu kedai kopi sebagai pesuruh yang melayani kopi dan teh. Saya mau menjadi pemilik toko untuk menjual bonek. Saya juga belajar dan saya berprestasi di sekolah," kata Ahmad, sebagaimana diberitakan Xinhua,Senin (17/11/2014).
Ahmad adalah satu dari ribuan anak yang telah memilih untuk melakukan pekerjaan sederhana untuk membantu keluarga mereka, yang miskin dan terperosok ke dalam kesulitan ekonomi akibat krisis.
Anak laki-laki lainnya, Muhammad Badawi berjualan bunga mawar. Dengan percaya diri berdiri di satu sudut Wilayah Hamidieyeh. Anak berusia 14 tahun itu memegang seember bunga mawar merah yang diikat ke pinggangnya saat ia membujuk "sepasang kekasih" untuk meyakinkan sang pria agar membelikan kekasihnya bunga mawar merah.
Remaja tersebut mengatakan ia berhenti sekolah sebab ia harus menunjang keluarganya sebagai satu-satunya pencari nafkah buat keluarganya.
"Saya tidak sekolah sebab saya adalah tulung-punggung keluarga. Saya bisa menabung dengan menjual bunga mawar dan merintis karir kecil ini. Saya biasa menjual bunga mawar kepada pasangan kekasih yang lewat di jalan ini. Saya memiliki impian untuk memiliki toko bunga mawar ketika saya dewasa," kata Badawi.
Melihat anak di bawah umur menarik gerobak atau memegang kotak di bagian kuno Kota Damaskus telah menjadi pemandangan yang kian lumrah. Sementara itu Abdul-Rahman mengatakan ia masih bersekolah. Tapi pria 11 tahun tersebut masih membantu saudaranya di tokonya pada siang hari.
"Saya saat ini membantu saudara saya di tokonya, ketika saya pulang dari sekolah setiap hari. Tapi ketika saya dewasa, saya ingin menjadi dokter,” kata Abdul-Rahman.
Itu lah kondisinya bagi "kelas pekerja" di kalangan anak-anak dan remaja di Ibu Kota Suriah. Anak-anak dari keluarga yang lebih baik di Suriah juga memiliki mimpi mengenai masa depan yang lebih baik. Mereka kelihatan tak peduli terhadap upaya yang orang tua mereka lakukan untuk menjauhkan mereka dari bekerja dan berhenti sekolah.
Namun banyak keluarga Suriah belum lama ini telah enggan mengirim anak mereka ke sekolah atau pindah ke tempat yang lebih aman di dalam Ibu Kota Suriah agar juga lebih dekat dengan sekolah yang lebih aman.
Selama krisis, lebih dari 40 serangan terjadi di Suriah. Mulai dari pemboman mortir sampai bom bunuh diri telah ditujukan ke sekolah di seluruh Suriah. Pada Oktober 2014, lebih dari 40 anak meninggal. Ketika itu sebuah mobil yang dipasangi bom meledak di permukiman pro-pemerintah, Ekrima, di Provinsi Homs di Suriah Tengah.

Kecewa BBM Naik, Bendera PDIP Dibakar Mahasiswa


JAKARTA - Kecewa dengan keputusan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, sekira seratus mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah membakar sejumlah bendara partai politik, salah satunya partai yang berkuasa saat ini, PDI Perjuangan.
Alasannya,saat oposisi PDI Perjuangan dinilai konsisten menolak kenaikan harga BBM, tapi justru saat berkuasa partai yang mengaku "wong cilik" itu malah menaikkan harga BBM.
"Semua partai sama saja. Ternyata ketika berkuasa, mereka melupakan rakyat," tegas Boim, juru bicara Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI), Selasa (18/14/2014).
Sebelum membakar bendera partai politik, mereka juga membakar foto Jokowi dan Jusuf Kalla. Kaos bergambar Jokowi-JK juga ikut dibakar mahasiswa.
Dalam aksinya mahasiswa juga sempat mencegat sebuah truk tangki pengangkut BBM. Tapi, puluhan polisi yang sudah bersiaga langsung meringsek sehingga aksi saling dorong tak terhindarkan.
Boim mengaku, besok pagi pihaknya akan mengajak mahasiswa lainnya untuk bergerak menyatakan sikap menolak kenaikan BBM.

Sunday, November 16, 2014

Usai Kunjungan Tiga Negara, Jokowi : Jangan Sampai Kita Dirugikan



JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyatakan, dirinya menggunakan forum internasional untuk mengetahui arah perkembangan ekonomi global dan menyampaikan kepentingan Indonesia.
"Supaya arah perkembangan ekonomi global itu kita juga mengerti. Meskipun akhirnya kepentingan nasional harus didahulukan tapi angin menuju kemana kita harus tahu," katanya di Pesawat Kepresidenan, sesaat sebelum mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (16/11/2014).
Jokowi dan rombongan baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya ketiga negara, Tiongkok, Myanmar dan Australia, untuk mengikuti Pertemuan Puncak Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dan Asia Timur, serta G20.
Ia mengatakan pemerintah memiliki pekerjaan besar di masa depan, baik dalam pengelolaan keuangan maupun perkembangan ekonomi ke depan. Sehingga, melalui forum internasional, diharapkan Indonesia dan negara berkembang lainnya mendapat ruang dan tidak dirugikan.
"Masalahnya jangan sampai kita rugi mereka untung. Kepentingan nasional tetap utama," katanya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, hasil dari kunjungan kerjanya ketiga negara itu, nantinya akan ditindaklanjuti oleh para menteri terkait agar tidak terhenti pada tingkat pembicaraan namun diwujudkan secara konkrit. Misalnya, sambung Jokowi tentang potensi kerja sama maritim dan otomotif dengan beberapa negara.
Saat ditanya tentang pandangannya atas politik luar negeri bebas aktif, Jokowi mengatakan bebas aktif berarti bebas berteman dengan semua negara asalkan memperoleh manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat.
"Kalau saya bebas aktif ya berteman dengan semua negara, manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat. Jangan kita banyak teman tapi dirugikan," ujarnya.
Saat konferensi pers yang dilakukan di ruang duduk VVIP Pesawat Kepresidenan, Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi.

Kota-Kota Paling Berbahaya di Amerika Serikat


WASHINGTON - Meski tergolong negara maju, persoalan keamanan masih menghantui warga Amerika Serikat. Seperti dilansir Huffingtonpost.com, berdasarkan data FPI, ada sepuluh kota paling berbahaya di Amerika Serikat.
Kesepuluh kota tersebut yakni, Detroit - Michigan, Oakland – California, Memphis – Tennessee, St. Louise Missouri, Cleveland – Ohio, Little Rock – Arkansas, Baltimore – Maryland, Rockford – Illinois, Milwaukee – Wisconsin, dan Birmingham – Alabama.
1. Detroit – Michigan
Terdapat 2.072 kasus kejahatan per 100 ribu penduduk dengan jumlah populasi penduduk 699,889, menempati peringkat ketiga pembunuhan di tahun 2013 dengan 316 kasus. Angka kemiskinan pun tertinggi dengan rata-rata 40,7 persen dan angka pendidikan masih rendah yakni 78.6 persen. Penduduknya sangat miskin hanya mendapatkan pendapatan per kapita dibawah USD25 ribu tahun 2013.
2.Oakland – California
Terdapat 1.977 kasus kejahatan per 100 ribu penduduk dengan jumlah populasi penduduk 403,887. Tahun 2013, terjadi 90 kasus pembunuhan dan 1219 perampokan dengan rata – rata angka kemiskinan 19,5 persen. Rtaa – rata kelulusan pendidikan sekolah menengah adalah 80,9 persen.
3. Memphis – Tennessee
Terdapat 1.656 kasus per 100 ribu penduduk dengan jumlah populasi 1,656 orang. Tahun 2013 terdapat 124 kasus pembunuhan, dengan angka kemiskinan hampir mencapai 28 persen dan rata – rata angka kelulusan sekolah menengah hanya 82,5 persen.
4. St. Louise – Missouri
Terdapat 1594 kasus kejahatan per 100 ribu penduduk dengan jumlah penduduk sebanyak 318.563. Angka kasus pembunuhan mencapai 120 kasus. Jumlah angka kemiskinan sebanyak 26,6 persen dan angka kelulusan sekolah menengah adalah 83,3 persen. Selain itu, menurut laporan berita lokal, pembunuhan tahun ini jauh lebih banyak sampai Oktober dibandingkan pada periode yang sama tahun 2013.
5. Cleveland –Ohio
Tingkat pencapaian pendidikan dan kemiskinan yang rendah di antara penduduk Cleveland mengakibatkan tingkat kejahatan kekerasan yang tinggi di daerah itu. Hanya 78,2% orang dewasa daerah telah menyelesaikan sekolah tinggi dan 16,5% memiliki setidaknya gelar sarjana pada tahun lalu, baik antara tokoh-tokoh yang lebih rendah secara nasional. Juga, pendapatan rumah tangga rata-rata Cleveland dari 26.096 USD lebih rendah dibandingkan dengan setiap kota besar AS lainnya kecuali Detroit. Perampokan menyumbang sebagian besar tingkat kejahatan kekerasan Cleveland, dengan 897 dilaporkan per 100.000 tahun lalu. Tingkat pencurian bahkan lebih tinggi. Lebih dari 2.100 pencurian terjadi.
6. Little Rock – Arkansas
Tidak hanya mencatat kasus kejahatan kekerasan tertinggi pada tahun 2013, negara ini juga memiliki salah satu tingkat kejahatan properti terburuk di negara itu. Tahun lalu, lebih dari 1.400 kejahatan kekerasan dan lebih 7.800 kejahatan properti dilaporkan untuk setiap 100.000 penduduk. Sebagai perbandingan, secara nasional ada 368 kasus dan 2.731 kejahatan per 100.000 orang. Penjara berdesak-desakan tetap menjadi masalah besar bagi Pulaski County, yang meliputi Little Rock. Polisi telah menyatakan bahwa mencegah penjahat kambuhan dari yang ditahan untuk waktu yang cukup lama dapat memperburuk masalah kejahatan lokal.
7. Baltimore – Maryland
Jumlah kejahatan kekerasan di Baltimore turun dari 9.316 pada 2010 menjadi 8.725 tahun lalu, bertepatan dengan penurunan angka nasional dalam kejahatan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Baltimore masih termasuk di antara kota-kota paling berbahaya. Tingkat pembunuhan adalah 37 kasus per 100.000 penduduk, lebih tinggi daripada empat kota besar AS lainnya. Perampokan adalah penyumbang utama statistik kejahatan kekerasan di daerah itu, 600 insiden dilaporkan per 100.000 penduduk, dibandingkan tingkat perampokan nasional kurang dari 110 per 100.000 penduduk pada tahun lalu.
8. Rockford – Illinois
Rockford adalah salah satu dari hanya tiga kota di mana tingkat penyerangan melebihi 1.000 insiden per 100.000 penduduk pada tahun 2013. Angka pembunuhan di kota ini adalah 13 per 100.000, jauh lebih rendah daripada di kota-kota berbahaya lainnya. Kejahatan properti, juga, sedikit lebih menonjol dibandingkan di kota-kota berbahaya lainnya. Ada hanya 248 pencurian kendaraan bermotor per 100.000 penduduk Rockford tahun lalu, sedikit lebih tinggi dari angka nasional, tetapi sangat rendah dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya dengan tingkat kejahatan kekerasan yang tinggi. Namun, pembakaran adalah sangat umum, dengan 71 insiden per 100.000 pada tahun 2013.
9. Milwaukee – Wisconsin
Kejahatan dan kekerasan di Milwaukee telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dengan jumlah insiden yang dilaporkan naik dari 1.045 per 100.000 penduduk pada tahun 2010 menjadi 1,364 per 100.000 penduduk pada tahun 2013. Namun, peningkatan jumlah kejahatan yang dilaporkan mungkin tidak berarti bahwa Milwaukee lebih berbahaya. Sebuah laporan 2012 oleh Journal Sentinel, sebuah koran lokal Wisconsin, menemukan bahwa polisi di Milwaukee telah mengungkap ribuan kejahatan di tahun-tahun sebelumnya, yang menyebabkan angka kejahatan menurun.
10. Birmingham – Alabama
Di kota ini lebih dari 1.300 kejahatan kekerasan per 100.000 penduduk dilaporkan di Birmingham pada tahun 2013, tingkat tertinggi ke-10 di negara ini. Pada tahun 2013, penyerangan menyumbang lebih dari setengah dari kejahatan kekerasan di Birmingham. Iklim sosial ekonomi miskin kota dapat menjelaskan tingkat kejahatan yang tinggi. Tingkat kemiskinan kota adalah 30,7% pada tahun 2013, hampir dua kali angka nasional 15,8%. Selain itu, pendapatan rumah tangga rata-rata hanya 31.152 USD pada tahun 2013. Rendahnya pendapatan dapat dihubungkan ke tingkat pendidikan yang rendah. Hanya 25,9% dari penduduk Birmingham memiliki setidaknya gelar sarjana pada 2013, jauh di bawah angka nasional 29,6%.
Mahasiswa tingkat Doktor di Urban Institute John Roman mengatakan, jumlah kebijakan perekonomian yang baik maka akan berdampak positif menurunkan angka kejahatan. Kota yang sukses menurunkan angka kejahatan adalah kota yang sukses mempromosikan program transmigrasi, dan pemisahan kekuasaan ekonomi serta pemerataan penduduk di sebuah wilayah ke wilayah lainnya.
“Saya rasa tiga hal ini memang masih menjadi kontroversi tetapi data menyebutkan hal itu sukses dilakukan di beberapa wilayah, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan menjadi tantangan. Norma budaya disana juga sulit diperbaiki,” kata Roman.