JAKARTA - Kecewa dengan keputusan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, sekira seratus mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah membakar sejumlah bendara partai politik, salah satunya partai yang berkuasa saat ini, PDI Perjuangan.
Alasannya,saat oposisi PDI Perjuangan dinilai konsisten menolak kenaikan harga BBM, tapi justru saat berkuasa partai yang mengaku "wong cilik" itu malah menaikkan harga BBM.
"Semua partai sama saja. Ternyata ketika berkuasa, mereka melupakan rakyat," tegas Boim, juru bicara Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI), Selasa (18/14/2014).
Sebelum membakar bendera partai politik, mereka juga membakar foto Jokowi dan Jusuf Kalla. Kaos bergambar Jokowi-JK juga ikut dibakar mahasiswa.
Dalam aksinya mahasiswa juga sempat mencegat sebuah truk tangki pengangkut BBM. Tapi, puluhan polisi yang sudah bersiaga langsung meringsek sehingga aksi saling dorong tak terhindarkan.
Boim mengaku, besok pagi pihaknya akan mengajak mahasiswa lainnya untuk bergerak menyatakan sikap menolak kenaikan BBM.

No comments:
Post a Comment