Sunday, June 7, 2015

Allegri : Kami Kurang Beruntung

Hot News Information - Allegri : Kami Kurang Beruntung
Hot News Information

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan timnya kurang beruntung saat takluk 1-3 dari Barcelona di final Liga Champions, Minggu 7 Juni 2015 dini hari kemarin. Menurutnya, Juve sudah bermain cukup bagus.

Bermain di Olympiastadion di kota Berlin, Jerman, Juve lebih dulu kebobolan lewat gol Ivan Rakitic. Bianconeri kemudian menyamakan kedudukan setelah Alvaro Morata menyambar bola muntah hasil tendangan Carlos Tevez.

Sayang, dua gol masing-masing dari Luis Suarez dan Neymar membunuh impian Juventus untuk meraih treble winners di musim ini. Sebelumnya, Juve sudah mendapatkan trofi Liga Italia dan Copa Italia.

"Kami punya beberapa kesempatan dan keberuntungan tidak ada di pihak kami. Bola pantul yang melebar dari gawang, dorongan terhadap Pogba. Jadi, kami telah melakukan bagian kami," ujar Allegri di Football Espana.

Kendati kecewa, Allegri menegaskan, hal ini tidak merusak musim gemilang yang telah dijalani Juve. Mantan pelatih AC Milan ini mengungkapkan, ini adalah bagian dari pengalaman.

"Saya pikir Juve telah menjalani musim yang fantastis dengan Scudetto dan Coppa Italia, juga mencapai final Liga Champions. Apalagi yang kurang?" ujarnya.

"Sekarang tugas kami adalah menegaskan posisi kami di delapan besar Eropa, yang akan membuat kami lebih kuat di Liga Italia musim depan," tutupnya.

Nilai Nilai Pancasila Luntur Sejak Suharto Lengser

Hot News Information - Nilai Nilai Pancasila Luntur Sejak Suharto Lengser

Di masa kepemimpinan mantan Presiden HM Soeharto, nilai-nilai Pancasila diamalkan betul dalam hidup. Hal itu bertolak belakang setelah lengsernya Presiden RI kedua yang menjabat selama 32 tahun itu.

Seperti diketahui, Soeharto yang berkuasa sejak 1967 hingga 1998 merupakan awal dan akhir dari Orde Baru (Orba). Sejak 1998, masa itu diganti dengan era Reformasi yang saat ini menginjak usia 17 tahun.

"Sekarang ini nilai-nilai Pancasila sudah luntur, itu sangat menyedihkan," kata Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), di YOgyakarta, Senin 8 Juni 2015.

Putri keempat Soeharto ini menyebut era Soeharto, Pancasila dihayati dan diamalkan betul dalam hidup berbangsa dan bernegara. Menurutnya, saat itu musyawarah untuk mufakat menjadi corak hidup dalam masyarakat yang menjunjung budaya ketimuran.

"Waktu zaman Pak Harto meneruskan, karena zaman Bung Karno yang merumuskan Pancasila. Meneruskan Pancasila zaman Pak Harto itu ada P4, BP7, dan sebagainya. Itu semua sudah enggak ada lagi sekarang," kata Anggota DPR dari Fraksi Golkar ini.

Untuk diketahui, hari ini 8 Juni merupakan hari kelahiran Presiden kedua RI HM Soeharto, presiden yang memimpin negeri ini selama 32 tahun.

Saturday, June 6, 2015

Tempat Kelahiran Soeharto Kini Hidup Kembali

Hot News Information - Tempat Kelahiran Soeharto Kini Hidup Kembali

Tempat kelahiran Presiden kedua RI Soeharto berada di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamaan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekitar kawasan itu kini lebih hidup karena dibangun Memorial Jenderal Besar H M Soeharto.

"Zaman Pak Harto itu kawasan sini biasa-biasa saja, seperti perkampungan lainnya, jalan juga tidak sebagus sekarang, tapi kondisi itu jauh berbeda setelah ada memorial ini," kata Maryani, pengelola yang memandu pengunjung di Memorial Jenderal Besar Soeharto pada Okezone.

Memorial ini, kata dia, dibangun oleh Probosutejo, adik satu ibu Pak Harto. Beberapa tanah pekarangan milik warga dibeli untuk menambah luas area. "Area parkir sana itu dulunya milik warga, dibeli Pak Probo. Begitu juga sekitar sini, ya dulunya mungkin milik waris (saudara-saudara) Pak Harto," ujarnya.

Memorial ini baru diresmikan dua tahun lalu, bertepatan dengan hari kelahiran Pak Harto, 8 Juni. Sejak saat itu, kondisi sekitar lokasi Memorial juga lebih hidup. Sebab, masyarakat sekitar mulai beralih dari yang dulunya bertumpu pada sektor pertanian ke perdagangan.

"Ini menjadi tempat wisata baru meski gratis karena semua pekerja di sini digaji Pak Probo. Beliau ingin tempat ini dikenang masyarakat, karena merupakan tempat kelahiran Pak Harto," ujarnya.

Berderet toko menjual baju bergambar senyum Pak Harto dengan aneka ragam warna dan tulisan yang ada. Baju-baju bergambar Pak Harto tersebut menjadi ciri khas bagi masyarakat Kemusuk.

Kondisi sekarang, kata dia, jauh lebih maju sebelum diresmikan Memorial. Begitu juga saat Pak Harto kecil saat masih masa penjajahan Belanda. "Sekarang pasti lebih baik dari kemarin-kemarin sebelum ada memorial, apalagi pada saat Pak Harto kecil, masih alas (hutan) sekitar sini dengan banyak pepohonan besar," katanya.

Friday, June 5, 2015

Dinosaurus "Hellboy" Ditemukan

Hot News Information - Dinosaurus "Hellboy" Ditemukan

Para arkeolog baru saja menemukan spesies baru dinosaurus bertanduk di Kanada. Para peneliti menamai dinosaurus baru itu 'Hellboy'. Nama Hellboy yang seperti karakter komik dipilih karena para arkeolog mengalami kesulitan ketika memisahkan tulang-tulang dinosaurus tersebut dari batu keras.
Nama ilmiah dinosaurus baru tersebut adalah Regaliceratops peterhewsi. Nama itu berasal dari bentuk puncak kepalanya yang seperti mahkota dan nama orang yang pertama kali menginjak tulangnya 10 tahun yang lalu.
Ahli geologi Peter Hews pertama kali menemukan tulang-belulang Hellboy yang nyaris utuh menyembul keluar di sebuah tebing yang berlokasi di Sungai Oldman, Alberta, Kanada. Penemuan tersebut dilaporkan Hews dalam jurnal Current Biology.
"Spesimen tersebut muncul dalam wilayah geografis Alberta di mana kami tidak pernah menemukan dinosaurus bertanduk. Maka itu, sejak semula kami menemukannya, kami tahu kalau tulang-belulang itu penting," kata Caleb Brown dari Museum Palaeontologi Royal Tyrell di Alberta, seperti dikutip dari CNN, Jumat 05 Juni 2015.
Namun, peneliti baru menyadari kalau mereka menemukan spesies baru setelah memisahkan tulang-tulang dinosaurus tersebut dari batu di laboratorium.

Anak Bung Karno Sebut Jokowi Buat Kesalahan Fatal

Putri ketiga Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri menilai, kesalahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato memperingati hari lahir Pancasila di Blitar sangat tragis dam fatal.
"Itu sudah tragis dan fatal, sebagai katanya titisan Soekarno dan Soekarnois, kader dan petugas PDI Perjuangan yang mengusung Soekarno sangat menyedihkan. Jadi sekarang kita tahu kapasitasnya Jokowi," ujar Rachmawati saat dihubungi Okezone, Sabtu 6 Juni 2015.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengaku, Jokowi jangan menyalahkan penulis naskah dari teks tersebut, yakni Tim Komunikasi Presiden Sukardi Rinakit. Pasalnya, setelah naskah tersebut terbentuk, kenapa Jokowi tidak mengkrosceknya. Dan hanya menelan mentah-mentah tulisan dari pidato tersebut.
"Bukan salah penulisnya (Sukardi Rinakit), dia sudah melakukan fungsinya. Jokowi kenapa tidak mengkroscek, dan membaca teks, katanya Soekarnois. Padahal pada saat pidato Soekarno jarang membaca teks," tutupnya

Thursday, June 4, 2015

DPR Desak Jokowi Pilih Calon Panglima TNI

Hot News Information - DPR Desak Jokowi Pilih Calon Panglima TNI
Hot News Information

Menjelang masa pensiun Panglima TNI, Jenderal Moeldoko pada 1 Agustus mendatang, anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menyerahkan nama calon pengganti. Pasalnya, parlemen bakal memasuki masa reses pada 10 Juli hingga 15 Agustus.

"20 hari sebelum acara pelantikan nama panglima nama harus dikirim. Faktanya, 10 Juli reses sampai 15 Agustus. Moeldoko pensiun 1 Agustus. Sebelum tanggal itu harus ada fit and proper test," jelas Hasanuddin di Jakarta, Kamis 4 Juni 2015 kemarin.

Politikus PDI Perjuangan itu mendesak nama pengganti Moeldoko sudah ada selambat-lambatnya 20 Juli. Hal tersebut untuk mengindari adanya status quo pada korps militer.

"Paling telat tanggal 20 Juli presiden sediakan satu nama calon dan pelantikan paling tidak dilakukan 28 Juli jadi tak ada status quo," imbuhnya.

Hasanuddin menambahkan, mengacu pada Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, jabatan panglima diemban oleh perwira aktif.

Adapun kriterianya ialah, pernah atau sedang menjadi kepala staf dan bisa digilir. Meski pemilihan tersebut. Termasuk hak prerogatif presiden, namun harus berdasarkan Undang-Undang.

"Harus sesuai Undang-Undang, bisa saja menyalahi kalau ada pertimbangan politik pertahanan. Politik pertahanan tidak pernah berubah tapi setrategi pertahanannya yang berubah," sambungnya.

Selain itu, alasan giliran kata Hasanuddin, untuk menjada keharmonisan tiga matra. "Mengapa harus bergilir, menjaga tiga matra. Para kepala staf memiliki hati yang sama," pungkasnya.

Robot Pengawas Ujian Siap Tangkap Siswa Menyontek

Hot News Information - Robot Pengawas Ujian Siap Tangkap Siswa Menyontek
Hot News Information

Pemerintah China sedang mempersiapkan pasukan robot anti-pencontek yang akan disebarkan untuk mengawasi siswa yang sedang menghadapi ujian. Keputusan ini bakal menjadikan ujian di China sebagai ujian yang paling membuat siswa tertekan.

Sebagaimana diberitakan Daily Star, Jumat 4 Juni 2015, robot jenis pesawat tanpa awak atau drone itu akan bertugas mengawasi ujian gaokao, ujian memori yang berlangsung selama dua hari di China. Ujian gaokao konon menjadi penyebab sejumlah siswa bunuh diri dan beberapa lainnya pingsan di ruang ujian karena tertekan.

Ujian tersebut sangat sulit sehingga beberapa siswa nekat mencari jalan pintas untuk menjawab soal ujian dengan menggunakan teknologi. Tahun lalu, siswa mencontek dengan menggunakan bolpoin yang dapat mengirim soal ke sebuah lokasi dan jawabannya akan dikirim ke radio kecil yang dipasang di telinga.

Dengan menggunakan drone tersebut, Pemerintah China dapat mendeteksi sinyal radio dari siswa pencontek. Robot itu akan melayang 500 meter di atas sinyal radio dan mentransmisi lokasi sinyal ke tablet yang dipegang petugas penjaga.

Barangsiapa yang ketahuan mencontek akan dihukum bahkan dapat dituntut pengadilan. Mereka dilarang mengambil ujian selama tiga tahun.